Showing posts with label Jarkom. Show all posts
Showing posts with label Jarkom. Show all posts

Wednesday, December 30, 2015

Makalah Jaringan Komputer : "Usulan Implementasi WSN pada Toko Pakan Ternak"



PK2015
JARINGAN KOMPUTER
USULAN IMPLEMENTASI WIRELESS SENSOR NETWORK
PADA TOKO PAKAN TERNAK
(STUDI KASUS : UD. SAMI ARSA)




OLEH :

NAMA
:
PUTU DIKA ARTA WIGUNA
NIM
:
1401010058
PROGRAM STUDI
:
SISTEM INFORMASI
DOSEN PENGAMPU
:
I PUTU AGUS EKA PRATAMA, S.T., M.T


 

 

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
(STMIK) PRIMAKARA
DENPASAR
2015/2016



ABSTRAK


            Dalam makalah ini, penulis membahas tentang usulan implementasi Wireless Sensor Network (WSN) pada toko pakan ternak UD. Sami Arsa yang ada di tabanan. Faktor keamanan toko merupakan hal yang sangat penting untuk kita perhatikan karena  sangat rawan terhadap pencurian atau sebagainya. Terlebih pemilik toko UD. Sami Arsa sering kali meninggalkan tokonya yang sedang buka ke rumahya karena jarak rumah dan tokonya yang dekat. Untuk mengatasi hal tersebut penulis membuat sebuah usulan sistem teknologi keamanan toko untuk memberikan kenyamanan terhadap pemilik toko UD. Sami Arsa, sehingga nantinya pemiliki toko tidak akan merasa khawatir ketika meninggalkan tokonya ke rumah karena sudah ada sistem yang akan memberi tanda berupa bunyi bell jika ada orang yang datang ke toko UD.Sami Arya tersebut. Teknologi yang penulis gunakan dalam pembuatan sistem keamanan toko tersebut adalah teknologi Wireless Sensor Network dan Wireless Local Area Network dengan memanfaatkan beberapa komponen penunjang seperti Arduino Uno yang berfungsi sebagai otak dari sistem ini, Buzzer yang berfungsi sebagai alarm yang akan berbunyi ketika menerima sinyal dari arduino, PIR Sensor yang berfungsi untuk membaca gerakan (manusia) yang datang, Lampu LED yang akan menyala berwarna kuning sebagai penanda pada saat bell berbunyi. Semua pergerakan yang tertangkap oleh sensor passive infrared akan dikirimkan ke Arduino Uno, kemudian Arduino Uno yang sudah deprogram akan memproses kiriman dari sensor tersebut lalu mengirim sinyal ke Buzzer dan lampu LED yang ditandai dengan buzzer berbunyi dan lampu LED berkedip berwarna kuning. Seluruh alat tersebut dihubungkan menggunakan WLAN.

Kata Kunci :
Smart Building, Sistem Keamanan Toko, Wireless Sensor Network, UD. Sami Arsa, Tabanan.




BAB I
PENDAHULUAN



            1.1           Latar Belakang
            Saat ini banyak bermunculan pertokoan di berbagai tempat, salah satu pertokoan yang menjual berbagai pakan babi, ayam, ikan dll adalah toko UD. Sami Arsa yang ada di desa megati, selemadeg timur, tabanan. Jarak antara toko dan rumah pemiliki toko berdekatan sekitar 10meter dari toko. Namun kerap kali sang pemilik toko meninggalkan tokonya ke rumah sehingga jika ada orang yang datang berbelanja terkadang sampai menuggu di tokonya atau bahkan ada yang langsung masuk saja karena dikira ada penjaga tokonya. Sehingga hal itu sebenarnya sangat berbahaya mengingat sekarang ini tindak kriminal yang sangat tinggi dan jika pemilik toko meninggalkan tokonya ke rumah, maka bisa saja ada yang berbuat jahat untuk mencuri ke dalam toko karena ditinggal pemilik ke rumah.
            Maka dari itu, solusi yang dapat penulis berikan saat ini adalah menerapkan sistem keamanan toko di UD. Sami Arsa dengan memasangkan sensor gerak di depan toko UD.Sami Arsa sehingga jika ada orang yang datang ke toko akan bisa diketahui oleh pemilik toko melalui bunyi bel yang sudah terhubung dengan sensor dan arduino uno. Teknologi yang digunakan adalah tekologi Wireless Sensor Network dan Wireless Local Area Network .
            Hardware yang digunakan adalah Arduino Uno yang berfungsi sebagai otak dari sistem keamanan toko ini yang sudah diprogram menggunakan bahasa C, Buzzer yang berfungsi sebagai alarm yang akan berbunyi ketika menerima sinyal dari arduino uno, Passive InfraRed (PIR) Sensor yang berfungsi untuk membaca gerakan (manusia) yang datang atau lewat didepan sensor, Lampu LED yang akan menyala berwarna kuning sebagai penanda pada saat bell berbunyi. Hardware-hardware tersebut nantinya akan saling berhubungan satu sama lainnya dengan menggunakan Wireless Local Area Network (WLAN) sehingga dapat membantu pemilik toko jika ada pelanggan yang datang ke toko UD. Sami Arsa.

      1.2           Rumusan Masalah
            Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, terdapat beberapa permasalahan yang dapat dirumuskan sebagai berikut :
1.      Bagaimana desain solusi dari pengembangan sistem keamanan toko dengan menggunakan Wireless Sensor Network (WSN) ?
2.      Teknologi apa saja yang digunakan dalam usulan implementasi WSN pada Toko UD. Sami Arsa ?
3.      Apa tindak lanjut setelah sistem keamanan toko dengan Wireless Sensor Network (WSN) ini jadi ?

       

            1. 3           Solusi
            Solusi yang penulis tawarkan dari rumusan masalah diatas dalam membangun sebuah sistem keamanan toko adalah dengan menggunakan teknologi Wireless Sensor Network (WSN) dan Wireless Local Area Network (WLAN) untuk memberitahu kepada pemilik toko melalui bunyi bell jika ada orang yang datang ke toko UD. Sami Arsa yang dideteksi oleh sensor.
            Dalam kasus ini, implementasi Wireless Sensor Network ini nantinya akan dapat membantu pemilik toko UD. Sami Arsa karena pada saat ada orang yang datang ke toko dan melewati PIR sensor yang sudah terpasang,  kemudian sensor membacara pergerakan tersebut lalu mengirim sinyal ke Arduino Uno yang sudah diprogram menggunakan bahasa C melalui koneksi WLAN, setelah itu Arduino Uno menerima sinyal yang masuk dari PIR Sensor dan Arduino Uno mengirimkan sinyal ke Buzzer dan Lampu LED sehingga Buzzer akan berbunyi dan lampu LED akan menyala berwarna kuning. Seluruh komponen tersebut nantinya dihubungkan dengan Wireless Local Area Network supaya lebih mudah dan efisien.




            1. 4           Desain Soulsi


Penjelasan Desain Solusi :
Sensor yang membacara gerakan yang lewat didepannya mengirim sinyal ke Arduino Uno melalui koneksi Sink Node (Node Gateway). Setelah sinyal tersebut diterima oleh Arduino Uno yang sudah diprogram dengan bahasa C, maka arduino uno selanjutnya mengirimkan sinyal ke buzzer sehingga buzzer akan berbunyi dan lampu led akan menyala berkedip-kedip.




BAB II

TINJAUAN PUSTAKA



            2.1           Jaringan Komputer pada Wireless Sensor Network

            Wireless Sensor Network (WSN) adalah salah satu teknologi di bidang jaringan komputer. Menurut Forouzan di dalam bukunya yang berjudul Computer Network A Top Down Approach, jaringan komputer merupakan hubungan dari sejumlah perangkat yang dapat saling berkomunikasi satu sama lain. Pada jarinan komputer terdapat minimal dua buah komputer atau perangkat yang saling terhubung satu sama lain dan terjadi proses komunikasi dan transfer paket data lainnya.

Ada beberapa syarat yang tedapat pada sebuah jaringan komputer yaitu :
1.      Terdapat minimal dua buah komputer yang terhubung, baik melalui kabel maupun nirkabel.
2.      Terdapat pengguna didalamnya yang berinteaksi dengan pengguna lainnya mampu terhadap layanan dan penyedia layanan.
3.      Terdapat data yang dipertukarkan didalamnya.
4.      Terdapat pemakaian bersama (sharing) perangkat keras dan perangkat lunak.
Sifat-sifat dasar jaringan komputer yaitu memiliki empat buah sifat dasar utama. Keempat sifat dasar utama tersebut meliputi :
1.      Scalability yaitu memiliki arti kemampuan jaringan komputer untuk dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna jaringan komputer.
2.      Resource Sharing yaitu jaringan komputer dapat digunakan untuk saling berbagi dan menggunakan secara bersama-sama segala sumber daya yang ada.
3.      Connectivity yaitu jaringan komputer mudah dihubungkan ke semua pengguna komputer itu sendiri juga dapat dengan mudah terhubung kedalam jaringan komputer yang tersedia.
4.      Reliability yaitu jaringan komputer memiliki kemampuan untuk dapat diandalkan, yaitu paket data yang dikirimkan oleh pengirim akan sampai dengan baik di sisi penerima, tidak ada paket data yang rusak atau hilang.


            2.2           Wireless Sensor Network (WSN)

            Secara umum Wireless Sensor Network (WSN) didefinisikan sebagai salah satu jenis dari jaringan wireless (nirkabel) terdistribusi, yang memanfaatkan teknologi Embedded System (sistem benam) dan seperangkat node sensor, untuk melakukan proses sensor, monitoring, pengiriman data, dan penyajian informasike pengguna, melalui komunikasi di internet. Sensor meliputi banyak jenis, antara lain kelembaban, radiasi, temperature, tekanan, mekanik, gerakan, getaran, posisi, dan lain-lain. Setiap jenis sensor memiliki perangkat lunak (aplikasi, sistem operasi) dan perangkat keras masing-masing, yang kemudian akan digabungkan dan dijalankan ke dalam sistem Wireless Sensor Network (WSN).

            Implementasi dari Wireless Sensor Network pada bangunan dan infrastruktur adalah adanya Smart Home dan Smart Building. Di dalam ruangan rumah dan gedung tersebut, diletakkan sejumlah node sensor yang bertugas untuk melakukan pemindaian terhadap lingkungan.


            2.3           Teknologi yang digunakan

            Teknologi yang digunakan pada Usulan Implementasi Wireless Sensor Network untuk Smart Building di toko UD. Sami Arsa ini diantaranya :

1.      Node Sensor
Berfungsi   sebagai   node   yang   melakukan   proses   sensor   terhadap lingkungan  di  mana Wireless  Sensor  Network (WSN)  diimplementasikan untuk  memperoleh  sejumlah  data  yang  kemudian  dikirimkan  ke  server secara online melalui internet, dimana setiap node memiliki perangkat keras dan perangkat lunak yang mendukung proses sensor

2.      Sink Node (Node Gateway)
Mempunyai  fungsi  untuk  meneruskan  paket  data  dari  lapangan  (data hasil  sensor)  ke  database  milik  sistem Wireless  Sensor  Network (WSN). Data–data ini disimpan oleh node–node sensor kemudian dikirimkan ke komputer server dengan melalui Node Gateway (Sink Node).

3.      Arduino Uno
papan sirkuit berbasis mikrokontroler ATmega328. IC (integrated circuit) ini memiliki 14 input/output digital (6 output untuk PWM), 6 analog input, resonator kristal keramik 16 MHz, Koneksi USB, soket adaptor, pin header ICSP, dan tombol reset. Hal inilah yang dibutuhkan untuk mensupport mikrokontrol secara mudah terhubung dengan kabel power USB atau kabel power supply adaptor AC ke DC atau juga battery.

4.      Buzzer
Sebuah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah getaran listrik menjadi getaran suara. Pada dasarnya prinsip kerja buzzer hampir sama dengan loud speaker, jadi buzzer juga terdiri dari kumparan yang terpasang pada diafragma dan kemudian kumparan tersebut dialiri arus sehingga menjadi elektromagnet, kumparan tadi akan tertarik ke dalam atau keluar, tergantung dari arah arus dan polaritas magnetnya, karena kumparan dipasang pada diafragma maka setiap gerakan kumparan akan menggerakkan diafragma secara bolak-balik sehingga membuat udara bergetar yang akan menghasilkan suara.

5.      Wireless Local Area Network (W-LAN)
Merupakan  suatu jaringan  area  lokal nirkabel yang  menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah   nirkabel,   untuk   memberi   sebuah   koneksi   jaringan   ke   seluruh pengguna dalam area sekitar. Titik  akses  yang  merupakan  dasar  dari  transiver  radio  dua  arah  yang Kebanyakan  peralatan  mempunyai  kualifikasi  Wi-Fi, IEEE  802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA



BAB III
PENUTUP

 

            3.1           Analisa

            Berdasarkan  teori–teori  dari implementasi sistem keamanan toko,  dalam mencegah terjadinya kasus pencurian yang dapat merugikan pemilik toko khususnya pada toko UD. Sami Arsa yang pada saat toko buka pemilik toko malah meninggalkan tokonya ke rumah dengan alasan mengerjakan pekerjaan rumah yang lainnya sambil menjaga toko. Tetapi pada kenyataannya pemilik toko sering kali tidak mengetahui jika ada pelanggan yang datang ke toko tersebut sehingga ini sangat berbahaya bagi keamanan toko yang tidak ada penjaganya. Terkadang pelanggan yang datang ke toko tersebut sampai harus rela meninggalkan toko tersebut dan tidak jadi untuk berbelanja karena pemilik toko tidak kunjung datang. Selain dari segi keamanan, ini juga berimbas ke pendapatan dari toko tersebut, karena ada beberapa pelanggan yang sudah datang ke toko tersebut harus rela pergi karena lama tidak ada penjaga toko yang datang ke toko tersebut untuk melayaninya.
            Maka dari itu sistem keamanan toko ini dibuat dengan menggunakan teknologi Wireless Sensor Network dan Wireless Local Area Network yang didukung dengan berbagai macam komponen seperti PIR Sensor, Sink Node, Arduino Uno, Buzzer dan lampu LED. Sistem ini akan bekerja pada saat ada orang yang datang ke toko dan melewati PIR Sensor kemudian pir terhubung dengan Sink Node yang dimana sink node bertugas untuk mengirimkan sinyal ke arduino uno bahwa PIR Sensor menangkap sebuah gerakan, selanjutnya Arduino Uno mengirimkan sinyal ke Buzzer dan LED sehingga buzzer akan berbunyi dan LED akan menyala member tanda kepada pemilik toko bahwa ada orang yang datang di tokonya.
            Berdasarkan analisis dan kegunaannya maka sistem keamanan toko ini layak digunakan di UD. Sami Arsa agar dapat membantu pemilik toko jika meninggalkan tokonya ke rumah. Node sensor nantinya akan ditempatkan diluar toko yaitu tepat ditempat parker toko UD. Sami Arsa, sehingga pada saat ada orang datang bisa langsung diketahui oleh pemilik toko sebelum pelanggan itu masuk ke dalam toko.

            3.2           Kesimpulan

            Berdasarkan hasil pembahasan usulan implementasi Wireless Sensor Network pada toko pakan ternak UD. Sami Arsa, Penulis dapat simpulkan bahwa :
1.      Penerapan sistem ini bermanfaat dalam mencegah tindak pencurian pada toko khususnya toko UD. Sami Arsa.

2.      Penerapan sistem ini dapat meningkatkan penghasilan pemilik toko UD. Sami Arsa karena tidak ada lagi pelanggan yang pergi karena tidak ada penjaga tokonya.

3.      Penerapan sistem ini dapat mempermudah pemilik toko saat menjaga toko sambil mengerjakan pekerjaan rumah yang lainnya.

            3.3           Saran

            Saran penulis kepada pemilik toko kedepannya agar dapat menjaga tokonya dengan baik agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. Untuk menjaga keamanan toko bisa dengan melakukan implementasi Wireless Sensor Network pada toko UD. Sami Arsa agar dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan juga dapat meningkatkan penjualan dan tentu saja pendapatan pun ikut bertambah.



Daftar Pustaka


[1] I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T. , Dr. Sinung Sukanto, S.T., M.T.  ( 2015) Wireless Sensor Network.
[2] I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T. (2014) Smart City beserta Cloud Computing .
[3] I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T. (2014) Handbook Jaringan Komputer.
[4] Mohammad Ilyas., Syed Ahson. (2005) Handbook of Wireless Local Area Network


Untuk download file dalam format PDF anda bisa membuka melalui link ini yang diupload di Google Drive. Semoga postingan makalah saya ini bermanfaat bagi seluruh temen-temen yang berkunjung kesini. Terima Kasih :)

Friday, November 27, 2015

Fungsi dan Cara Melakukan Ifconfig di Linux

Fungsi dan Cara Melakukan Ifconfig di Linux - Untuk melakukan konfigurasi jaringan pada sistem operasi linux kita dapat menggunakan perintah "ifconfig". Perintah ini sama halnya dengan perintah "ipconfig" pada sistem operasi windows

Pada aplikasi sehari-hari, biasanya ifconfig hanya untuk menampilkan informasi tentang hardware ethernet yang terpasang. Informasi ini berupa MAC address, IP address, netmask, broadcast address, maximum transfer unit, mode multicast dan lainnya.


Fungsi Melakukan Ifconfig di Linux
Di dalam melakukan ifconfig di linux memiliki beberapa fungsi yang sangat beragam dan disini saya akan menjabarkan beberapa fungsi command ifconfig dalam melakukan konfigurasi jaringan di linux.

Berikut beberapa fungsi command ifconfig di linux :
  • Untuk pengesetan ip address secara manual pada komputer dan jaringan komputer anda.
  • Untuk pengesetan alamat subnet mask pada komputer dan jaringan komputer anda.
  • Untuk pengesetan alamat broadcast pada komputer dan jaringan komputer anda.
  • Untuk mengecek alamat jaringan (MAC Address dan IP Address) secara bersamaan pada setiap perangkat keras kartu jaringan.
  • Semua pengesetan dan pengaturan ini dilakukan melalui akses ke kernel Linux dan tersimpan dengan baik pada sistem. 

Cara Melakukan Ifconfig di linux
Untuk melakukan perintah ifconfig di linux, pertama anda harus membuka terminal pada sistem operasi linux setelah itu ketikkan : "ifconfig" lalu tekan enter, maka hasilnya akan seperti dibawah ini :

Seperti itulah fungsi dan cara melakukan ifconfig di sistem operasi linux dan masih banyak terdapat perintah ifconfig lainnya yang memiliki fungsi dan tujuan tertentu. Yang saya jelaskan diatas hanyalah menampilkan konfigurasi jaringan pada linux yang sedang aktif.

Wednesday, October 14, 2015

Cara Melakukan Ping dan Traceroute Jaringan di Linux


Cara Melakukan Ping dan Traceroute Jaringan di Linux - Bagi yang sudah sering bergelut dengan masalah jaringan komputer pasti sudah sering mendengar istilah Ping dan Traceroute pada jaringan. Meskipun begitu, banyak diantara kita yang belum begitu tahu tentang pengertian ping dan traceroute itu sendiri.

Di dalam Jaringan Komputer, Ping (Packet Internet Gopher) merupakan suatu perintah pada command prompt atau terminal yang berfungsi untuk mengetes apakah jaringan terkoneksi atau tidak.

Selain itu, Ping juga digunakan untuk memastikan bahwa satu komputer yang sedang dituju sedang aktif dan memberikan respon yang balik.

Ping (sering disebut sebagai singkatan dari Packet Internet Gopher) adalah sebuah program utilitas yang dapat digunakan untuk memeriksa Induktivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan menunggu respon darinya. Wikipedia

Sedangkan,

Traceroute (Tracert) adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan. Wikipedia

Setelah mengetahui pengertian dari Ping dan Traceroute tersebut, lalu bagaimana cara melakukan Ping dan Traceroute jaringan di linux ?


Cara Melakukan Ping Jaringan di Linux

Untuk melakukan ping jaringan di linux langkah-langkahnya sangat mudah sekali. Pertama anda cari terminal yang ada di sistem operasi linux yang anda gunakan atau bisa anda gunakan fitur seacrh yang ada untuk mempercepat pencarian.

Setelah itu silahkan anda buka program terminal linux tersebut dan setelah terbuka ketikan ping www.google.com kemudian tekan enter pada keyboard setelah itu akan tampil hasilnya yang berupa statistik seperti pada gambar dibawah ini :


Sampai disini anda sudah bisa melakukan ping jaringan pada linux terhadap www.google.com.

Kualitas koneksi dapat dilihat dari besarnya waktu pergi-pulang (roundtrip) dan besarnya jumlah paket yang hilang (packet loss). Semakin kecil kedua angka tersebut, semakin bagus kualitas koneksinya.


Cara Melakukan Traceroute Jaringan di Linux

Setelah tadi anda melakukan ping jaringan di linux, sekarang mari melakukan traceroute jaringan di sistem operasi linux. Tidak berbeda dengan cara Ping yang sudah saya jelaskan di atas, silahkan anda cari dan buka program terminal di sistem operasi linux anda.

Jika terminal sudah terbuka, maka silahkan anda ketikan traceroute www.google.com di terminal linux lalu tekan enter pada keyboard, setelah itu akan tampil hasilnya seperti pada gambar di bawah ini :


Anda telah berhasil melakukan traceroute jaringan pada terminal linux terhadap www.google.com

Apa Itu Wireless Sensor Network

Wireless Sensor Network

Apa Itu Wireless Sensor Network - Di dalam perkembangan teknologi saat ini, tanpa kita sadari kita semua yang bekerja ataupun beraktifitas dengan memanfaatkan terknologi sudah mengunakan wireless sensor network.

Wireless sensor network sendiri merupakan salah satu teknologi dalam jaringan komputer yang dimana untuk memahami lebih detail tentang WSN kita terlebih dahulu perlu mengetahui mengenai apa yang dimaksud dengan jaringan komputer.

Secara umum jaringan komputer merupakan sebuah sistem operasi yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media transmisi atau media komunikasi baik dengan menggunakan kabel atau tanpa menggunakan kabel (wireless) sehingga dapat berbagi data, aplikasi dll. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca  pada artikel ini : Jaringan Komputer dan Bagian-bagiannya

Menurut Forouzan di dalam bukunya yang berjudul Computer Network  A Top Down Approach, jaringan komputer merupakan hubungan dari sejumlah perangkat yang saling berkomunikasisatu sama lain. Pada jaringan komputer terdapat minimal dua buah komputer atau perangkat yang saling terhubung satu sama lain dan terjadi komunikasi dan transfer paket data di dalamnya.

Di dalam teknologi jaringan, terdapat beberapa bagian yang termasuk dalam teknologi jaringan diantaranya wireless network, zigbee, PAN (Personal Area Network), Bluetooth, dan peer to peer.


Ciri-ciri Wireless Sensor Network (WSN)

Sebagai salah satu teknologi di dalam jaringan komputer, Wireles Sensor Network  (WSN) memiliki enam buah ciri yang membedakannya dengan jenis jaringan komputer lainnya. Keenam buah ciri utama tersebut meliputi :

  1.  Terdiri Atas Minimal Dua Buah Node Sensor

    Ciri pertama dari wireless sensor network (WSN) adalah terdiri atas minimal dua buah node sensor yang saling terhubung satu sama lain,  bersifat otonomi (tidak ketergantungan terhadap server), dapat melayani dirinya sendiri dan dapat ikut melayani node sensor lainnya. Adanya minimal dua buah node sensor ini, berfungsi untuk melakukan pemindaian (sensing) terhadap lingkungan sesuai tujuan dan studi kasus, untuk kemudian dikirim ke komputer server.
     
  2. Self Organizing Network (SON)

    Ciri kedua dari wireless sensor network (WSN) adalah self organizing network (SON) yang memiliki arti bahwa wireless sensor network (WSN) yang terdiri atas sejumlah node sensor, memiliki kemampuan cerdas dalam bentuk implementasi artificial inteligence untuk (kecerdasan buatan), untuk dapat melakukan proses perencanaan (planing), konfigurasi, manajemen, dan optimisasi terhadap jaringan komputer yang ditempatinya.
     
  3. Self Network Maintenance (SNM)

    Ciri ketiga yang dimiliki oleh Wireless Sensor Network (WSN) adalah kemampuannya untuk melakukan pemeliharaan, perawatan, dan perbaikan jaringan computer yang ditempati oleh node sensor secara mandiri atau otonomi.
     
  4. Pengiriman Paket Data Bersifat Broadcast

    Ciri keempat pada Wireless Sensor Network (WSN) adalah adanya proses untuk pengiriman paket data secara langsung dalam jumlah banyak dan terus menerus yang ditujukan ke semua client (node sensor).
     
  5. Menggunakan Multi Hop Routing

    Ciri kelima pada Wireless Sensor Network (WSN) adalah adanya kemampuan untuk menggunakan multi hop routing antar node sensor di dalam pengiriman paket data dari node sensor asal ke node sensor tujuan.
     
  6. Komunikasi Dilakukan dalam Jarak yang Relatife Pendek

    Ciri keenam pada Wireless Sensor Network (WSN) adalah komunikasi antara node sensor dilakukan dalam jarak yang relatif dekat, hal ini disebabkan oleh node sensor pada WSN perangkat computer kecil, dan node-node sensor pada WSN memiliki keterbatasan sumber daya energy didalamnya, sehingga isu utama dari WSN adalah efisiensi energy.


Topologi Mesh yang Digunakan pada WSN

Topologi Mesh adalah topologi di dalam ajringan computer yang realtif lebih kompleks dibandingkan topologi lainnya. Pada topologi mesh setiap computer saling terhubung satu sama lain sehingga terdapat lebih dari satu kemungkinan rute yang dapat dilewati oleh paket data dari komputer asal ke computer tujuan.


Komponen Utama pada Wireless Sensor Network (WSN)

Di dalam Wireless Sensor Network terdapat 3 komponen utama untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Ketiga komponen tersebut antara lain sebagai berikut ini :
  1. Node Sensor berfungsi sebagai node yang melakukan proses sensor terhadapa lingkungan dimana WSN diimplementasikan untuk memperoleh sejumlah data yang kemudian dikirimkan ke server secara online melalui internet.
  2. Node Router yaitu bekerja sebagaimana halnya router pada jaringan computer umumnya dan bertindak sebagai router yang bertugas untuk menentukan rute pengiriman alamat dari dari sumber asal ke tujuan.
  3. Node Gateway (Sink Node) ini diibartakan sebagai pintu keluar masuknya paket data (baik dalam bentuk pesan, dokumen, file, atau lainnya) dari computer asal ke computer tujuan maupun sebaliknya.


Implementasi WSN di Berbagai Bidang

Pada pengimplementasiannya, Wireless Sensor Network dapat diimplementasikan pada sejumlah bidang kehidupan manusia, antara lain adalah bidang militer, pertanian, kesehatan, deteksi bahaya, tata kota dan pendidikan yang akan saya bahas dibawah ini.

  1. Implementasi di Bidang Militer

    Implementasi Wireless Sensor Network (WSN) di bidang militer adalah untuk tujuan militer dan perang dan diharapkan dapat menciptakan sebuah sistem militer tangguh dan pintar didalam mengendalikan, memantau, mengontrol, bahkan ikut memberikan keputusan terkait dengan kegiatan militer, area militer dan area pertahanan serta mendeteksi kemungkinan adanya serangan musuh.
     
  2. Implementasi di Bidang Pertanian

    Wireless Sensor Network (WSN) mulai banyak diterapkan pada bidang pertanian sebagai salah satu bidang yang vital di dalam kehidupan umat manusia. Implementasi WSN di bidang pertanian disebut dengan Agricultural Wirelles Sensor Network (AWSN), yaitu bertujuan untuk membantu memantau proses pertumbuhan tanaman, air, tanah, yang berdampak pada peningkatan hasil pertanian.
     
  3. Implementasi di Bidang Kesehatan

    Wireless Sensor Network juga mulai diterapkan pada bidang kesehatan (Healthcare) mengingat dibidang kesehatan merupakan bidang yang berhubungan langsung dengan kelangsungan hidup umat manusia sekaligus menjadi kebutuhan pokok. Bidang kesehatan mengimplementasikan teknologi informasi didalamnya umum di kenal sebagai E-Health atau versi yang lebih baiknya disebut dengan Smart Health.
     
  4. Implementasi di Bidang deteksi Bahaya dan Bencana Alam

    Implementasi Wireless Sensor Network (WSN) dibidang ini yaitu antara lain adalah membantu deteksi terjadinya gempa, tsunami, dan tanah longsor yang dimana sudah jelas memiliki tujuan untuk dapat sedini mungkin untuk mempersiapkan diri dan warga sipil jika terjadi bencana alam yang sudah terdeteksi sehingga bisa meminimalisis korban jiwa.
     
  5. Implementasi Tata kota (Bidang Bangunan dan Infrastruktur)

    Di dalam implementasi Wireless Sensor Network (WSN) khususnhya di bidang tata kota terdapat beberapa bentuk implementasi tata kota yaitu, area aprkir kendaraan, smart home dan smart building, deteksi asap rokok, deteksi pecahan kaca dan beling, pemantauan dan deteksi suhu ruangan, deteksi dini adanya kebakaran dan asap kebakaran.
     
  6. Implementasi di Bidang Pendidikan

    Pada zaman teknologi ini, sedeikit demi sedeikit institusi pendidikan khususnya di Indonesia yang sudah mulai melibatkan kemajuan teknologi dalam bidang pendidikan dan demikian pula dengan pemanfaat Wireless Sensor Network (WSN) di bidang pendidikan untuk dapat menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun diperguruan tinggi ke dalam bentuk E-Learning berbasis mobile dan ubiquitous learning.


Peran Wireless Sensor Network (WSN) Terhadap Teknologi

Di dalam peranan Wireless Sensor Netwrok (WSN) terhadap Teknologi memiliki beberapa kaitan yang diantaranya peranan Smart City dan WSN, IOT/M2M dan WSN, serta WSN NFC/RFID.